Yamaha Scorpio (2008): Minor Fighter Penjelajah Jalanan!



Konsep-konsep baru memang kerap disajikan modifikator tanah air. Tujuannya jelas agar semakin banyak rujukan model sebelum motor resmi di eksekusi. Memang suatu keharusan bagi perancang konsep memiliki segudang ide untuk ditawarkan kepada konsumen. Pun demikian dengan owner sekaligus eksekutor dari Baru Motor Sport (BMS), Ariawan Widjaja.

Dengan beragam konsep yang ditawarkan, tidak sedikit penunggang kuda besi yang ‘merias’ tunggangannya di bengkel yang beralamat di jalan Palmerah Barat No.25, Jakarta Barat ini. Selain itu, BMS memang memposisikan diri sebagai bengkel modifikasi khusus untuk motor-motor sport.

Belum lama ini, BMS merestorasi satu unit Yamaha Scorpio lansiran tahun 2008. Uniknya, motor berkekuatan 225cc ini dirombak dengan konsep yang tidak biasa. Ya, Minor Fighter dikedepankan karena sesuai dengan karakter sang empunya motor.

Beberapa modifikator memang menyebut konsep ini sebagai street fighter buntung (single seat), makanya motor ini lebih cocok dikendarai sendiri. “Pemiliknya memang hobi menjelajah, tapi tidak ingin ada boncenger. Makanya waktu pas saya tawarkan konsep minor fighter orangnya langsung cocok,” ujar Arie.

Butuh waktu selama dua satu bulan pengerjaan agar hasil yang didapat sesuai ekspektasi pemilik. Yang jelas, memang harus melihat detil-detil motor sebelum di modifikasi. Lelaki berkulit putih itu mengaku, step awal adalah memotong rangka bagian belakang motor berlogo kalajengking ini. Selanjutnya adalah penyesuaian rangka dengan dudukan jok baru.

Selesai itu, untuk lebih mempertegas aksen gahar, warna hitam dop disiramkan ke seluruh bodi motor. Kelar kedua tahap tersebut, bidikan selanjutnya adalah memasangkan beberapa aksesoris dan part penunjang konsep awal. Mulai dari spion, grip gas, stang, up side down, knalpot, footstep serta headlamp.

Selesai pengerjaan dan dirasa sempurna secara hasil, BMS tidak langsung menyerahkan motor kepada sang pemilik. Namun untuk membuktikan kesempurnaan dan kenyamanan dalam berkendara motor diajak wara-wiri dahulu. Setelah dipastikan oke, serah terima dilakukan di bengkel yang juga menjual part limbah motor gede (moge) ini.

“Yang pasti pemiliknya puas dengan hasil yang kami suguhkan. Rencana menjelajah langsung dirancang untuk memuaskan dahaga yang selama ini belum terlunasi,” tutupnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...